Awalnya aku tidak mengenalmu
Melihatmu pun belum terfikirkan
oleh ku
Kau perkenalkan dirimu dengan
suara yang lantang
Tampakkan semua yang ada
Entah benar atau salah yang kau
ucapkan
Kau berhasil menyihir semua yang
disampingku
Termasuk diriku yang awam
Tak pandang rupa atau pun harta
Semua ingin kau takhlukkan
Untuk mencapai semua yang kau
inginkan.
Kini engkau telah mendapatkan
yang kau perjuangkan
Saatnya engkau membuktikan apa
yang kau ucapkan
Apakah hanya bekas abstrak dari
mulutmu yang kau tinggalkan?
Atau malah kehancuran yang kau
tanamkan.
Kau bukan tuhan, bukan pula yang
di tuhankan
Tapi tak bisa ku pungkiri
Bahwa keadaanku tergantungkan
dipundakmu
Semua ku pasrahkan padamu.
Yang ku harapkan bukanlah harta
dari mu
Tapi pengorbanan dan perjuangan
Atas apa yang telah kau keluarkan
Dari lubang seribu bahasa
Yang kadang menjadi racun untuk
dirimu dan rakyatmu.
No comments:
Post a Comment