Jauh
hari ia semayamkan dalam dada
Segenggam
rasa terurai asmara
Menancap
dalam rongga-rongga udara
Berhembus
dalam alunan nan indah
Tanpa
suara lara
Dia memandangnya
dalam keheningan sunyi
Berbisik
sentuhan rinai-rinai samudra jiwa
Tetapi
yang dirasa menjauh perlahan
Setapak
menghilangkan alunan syair cinta
Yang
telah kokoh dalam dada
Bagaikan
akar pohon jati tumbang oleh angin
Genderang
jiwa tergores oleh dunia lain yang seirama
Yang
lebih menghanyutkan hatinya
Dalam
pertempuran cinta sejati
Dia memandang
jauh ke udara
Mengorbankan
apa yang selama ini ia rasakan
Demi
terciptanya suasana keindahan
Keindahan
seorang pujangga cinta
Yang
berjuang atas nama kebahagiaan
Walau
diri harus dikorbankan
Walau
rasa harus di nafikan
Namun
apa yang telah diputuskan
Tak lagi
jadi halangan
Untuk
mencapai kehidupan yang abadi
Dalam
rinai cinta dan pengorbanan
No comments:
Post a Comment