Sunday, June 10, 2012


Diriku hanyalah sebuah ilusi yang berjalan menyusuri arah mata anginmu,
Tak pernah terajut harapan semu jika kudaki langkahmu,
Kau yang mampu hentakkan segala asa ini untuk mengalir,
Karena ku hanyalah si pembawa mimpi yang tak teruraikan.

Kau ketuk ujung takdirmu untuk mengaliri duniaku,
Melanglang ke angkasa menghiasi taman bidadarimu
Itupun akan terukir jika tanganmu selalu menyentuh kalbuku
Jikalau itu tak terjadi maka hatiku membeku akan sabdamu

Hingga ku tulis sajak ini Kaulah satu-satunya yang menghiasi harapanku
Untuk selalu menaungi cahya kehidupan yang telah terajut asa
Hingga akhirnya ku berharap kesemuan bukanlah tujuan akhir kehidupan
Yang menghiasi nirwana dunia yang terpampang jelas dalam rautan kehidupan

No comments: