Tak terasa dirimu telah kulalui sejauh ini
Rasa lapar pun tak mampu menghadang
Nafsu bagaikan peluru yang siap menghampiri
Tapi iman menjadi perisai tak tertandingi
17 itu akan jadi kenangan
Dikala keduanya berjalan beriringan
Jika ramadan dapat menjadi harapan
Nusantarapun tak akan menghindar
Untuk diperdayakan
Sejauh mata memandang ke awan
Hanya bayangan yang terbayang
Menyelimuti langit perisai dunia
Yang tak akan betah jika dinodai
Rasa lapar pun tak mampu menghadang
Nafsu bagaikan peluru yang siap menghampiri
Tapi iman menjadi perisai tak tertandingi
17 itu akan jadi kenangan
Dikala keduanya berjalan beriringan
Jika ramadan dapat menjadi harapan
Nusantarapun tak akan menghindar
Untuk diperdayakan
Sejauh mata memandang ke awan
Hanya bayangan yang terbayang
Menyelimuti langit perisai dunia
Yang tak akan betah jika dinodai
No comments:
Post a Comment